Rumus IF Di Excel | Panduan IF Bertingkat Untuk Pemula

Kenalan dengan Rumus IF

Rumus IF adalah cara bikin Excel "berpikir": jika suatu kondisi terpenuhi, lakukan ini; kalau tidak, lakukan itu. Hampir semua laporan otomatis — dari penentuan lulus/tidak lulus sampai hitung bonus karyawan — memakai logika IF di dalamnya.

Mari kita kuasai dari yang paling sederhana sampai IF bertingkat.

Rumus IF Dasar

Formatnya:

=IF(kondisi; hasil_jika_benar; hasil_jika_salah)

Contoh paling gampang: Nilai di A2, tentukan Lulus (≥70) atau Tidak Lulus:

=IF(A2>=70;"Lulus";"Tidak Lulus")

Kalau A2 berisi 85 → hasilnya "Lulus". Kalau 60 → "Tidak Lulus". Sesederhana itu!

Catatan: Teks harus diapit tanda kutip ("Lulus"), sedangkan angka tidak perlu.

IF dengan Angka (Tanpa Tanda Kutip)

IF juga bisa menghasilkan angka buat perhitungan lanjutan. Contoh: bonus 10% kalau penjualan di atas 10 juta:

=IF(B2>10000000;B2*10%;0)

Kalau B2 = 15.000.000 → bonus 1.500.000. Kalau B2 = 5.000.000 → bonus 0.

IF Bertingkat (Nested IF): Banyak Kondisi

Bagaimana kalau kondisinya lebih dari dua? Misal nilai huruf A, B, C, D, E. Caranya: selipkan IF di dalam IF.

=IF(A2>=90;"A";IF(A2>=80;"B";IF(A2>=70;"C";IF(A2>=60;"D";"E"))))

Baca dari kiri ke kanan: cek dulu apakah ≥90 (dapat A), kalau tidak cek ≥80 (dapat B), begitu seterusnya sampai E.

Tips: Nested IF maksimal 64 tingkat di Excel modern, tapi kalau sudah lebih dari 3-4 tingkat, pertimbangkan pakai IFS yang lebih rapi:

=IFS(A2>=90;"A";A2>=80;"B";A2>=70;"C";A2>=60;"D";TRUE;"E")

🎓 Ngerjain Skripsi / Tugas Akhir?

Data Excel-mu sudah rapi pakai rumus IF. Sekarang cetak jadi skripsi yang rapi — jilid softcover/hardcover, hasil tajam.

Cetak Skripsi Sekarang 🖨️

Bisa express 1 hari jadi buat yang kejar deadline sidang.

Kombinasi IF + AND / OR

Kadang satu kondisi tidak cukup. Di sinilah AND dan OR membantu:

  • AND — semua kondisi harus benar:
    =IF(AND(A2>=70;B2>=70);"Lulus";"Tidak Lulus")
    Lulus hanya jika nilai teori DAN praktik ≥70.
  • OR — cukup satu kondisi benar:
    =IF(OR(A2>=90;B2>=90);"Istimewa";"Biasa")
    Dapat predikat Istimewa jika salah satu nilai ≥90.

Kombinasi IF + VLOOKUP (Jurus Pamungkas)

Dua rumus populer bisa digabung. Contoh: tampilkan nama produk hanya jika kode ditemukan, kalau tidak tampilkan "Kode Salah":

=IF(ISNA(VLOOKUP(E2;$A$2:$C$100;2;FALSE));"Kode Salah";VLOOKUP(E2;$A$2:$C$100;2;FALSE))

ISNA mengecek apakah VLOOKUP menghasilkan error #N/A. Kombinasi begini bikin spreadsheet-mu anti-error dan terlihat profesional.

Kesimpulan

Rumus IF mengubah Excel dari kalkulator biasa jadi alat pengambil keputusan. Mulai dari IF sederhana, lalu naik ke nested IF, dan kombinasikan dengan AND/OR sesuai kebutuhan.

Di artikel terakhir seri ini kita bahas SUMIF, COUNTIF, dan AVERAGEIF — cara menjumlahkan dan menghitung data dengan syarat tertentu. Ditunggu ya!