Cara Membuat Halaman Landscape Dan Portrait Dalam Satu Dokumen Word | Tutorial Section Break
Kamu pasti pernah mengalami ini saat mengerjakan skripsi atau laporan: hampir semua halaman harus portrait, tapi satu tabel yang sangat lebar hanya muat kalau halamannya landscape. Kalau kamu mengubah orientasi lewat menu Page Setup biasa, seluruh dokumen ikut berubah menjadi landscape. Padahal, Word menyediakan cara supaya satu dokumen bisa berisi halaman portrait dan landscape sekaligus: Section Break.
Section Break membagi dokumenmu menjadi beberapa bagian, dan setiap bagian boleh punya orientasi, margin, bahkan header dan footer yang berbeda. Dalam tutorial ini, kamu akan belajar memakai Section Break Next Page langkah demi langkah, supaya tabel lebarmu tampil landscape tanpa merusak halaman lain.
Apa Itu Section Break Dan Kenapa Bukan Page Break Biasa
Page Break hanya memindahkanmu ke halaman baru, tapi semua pengaturan halaman tetap sama untuk seluruh dokumen. Section Break berbeda: ia membuat bagian baru dengan pengaturannya sendiri. Jadi halaman sebelum break tetap portrait, halaman setelah break bisa landscape, dan halaman setelah break berikutnya bisa kembali portrait.
Ada dua jenis Section Break yang paling sering dipakai. Next Page memulai bagian baru di halaman berikutnya, ini yang paling aman untuk pemula. Continuous memulai bagian baru di halaman yang sama, biasanya dipakai untuk kolom koran atau perubahan margin di tengah halaman. Untuk kasus tabel landscape, pakai Next Page.
Langkah 1: Letakkan Kursor Di Tempat Yang Tepat
Buka dokumenmu dan letakkan kursor tepat di awal halaman yang ingin diubah menjadi landscape, misalnya di awal tabel lebar. Kalau tabelmu sudah ada di dokumen, klik di baris pertama tabel atau tepat sebelum judul tabel. Penempatan kursor ini penting, karena Section Break akan dibuat persis di posisi kursor.
Sebelum mulai, aktifkan dulu tampilan tanda pemformatan dengan menekan Ctrl + Shift + 8 atau tombol pilcrow (¶) di tab Home. Dengan begitu, kamu bisa melihat di mana Section Break berada, dan tidak bingung saat nanti perlu menghapus atau memperbaikinya.
Langkah 2: Sisipkan Section Break Next Page
Klik tab Layout di pita atas, lalu klik Breaks di grup Page Setup. Pada bagian Section Breaks, pilih Next Page. Seketika dokumenmu terbagi menjadi dua bagian: bagian sebelum kursor dan bagian sesudahnya. Secara visual mungkin tidak banyak berubah, tapi di balik layar Word kini memperlakukan keduanya sebagai bagian yang berbeda.
Sekarang, letakkan kursor di akhir halaman landscape yang kamu inginkan, misalnya setelah tabel selesai. Ulangi langkah yang sama: tab Layout, Breaks, lalu Next Page. Sekarang dokumenmu punya tiga bagian: bagian pertama portrait, bagian tengah untuk tabel, dan bagian ketiga yang akan kita kembalikan ke portrait.
Langkah 3: Ubah Orientasi Hanya Untuk Bagian Tengah
Klik di mana saja di dalam bagian tengah, yaitu halaman tabelmu. Buka tab Layout, klik Orientation, lalu pilih Landscape. Perhatikan baik-baik: hanya bagian tengah yang berubah menjadi landscape, sementara bagian sebelum dan sesudahnya tetap portrait. Kalau seluruh dokumen ikut berubah, itu tandanya Section Break belum dibuat dengan benar, dan kamu perlu mengulangi langkah 2.
Setelah itu, klik di bagian ketiga dan pastikan orientasinya kembali ke Portrait. Biasanya Word sudah mengembalikannya otomatis, tapi periksa lagi supaya tidak ada halaman yang tertinggal landscape tanpa sengaja. Atur juga lebar tabelmu supaya benar-benar memanfaatkan halaman landscape: tarik kolomnya sampai hampir selebar halaman, tapi sisakan margin yang cukup supaya tidak terpotong saat dicetak.
Skripsi Sudah Rapi, Saatnya Dicetak Rapi Juga
Skripsi dengan halaman landscape untuk tabel lebar akan terlihat jauh lebih profesional saat dicetak dan dijilid. Website buka 24 jam, jadi kamu bisa order kapan saja.
🖨️ Cetak Skripsi Kamu SekarangLangkah 4: Atur Nomor Halaman Supaya Tetap Berurutan
Masalah yang sering muncul setelah memakai Section Break adalah nomor halaman yang mengulang dari awal di setiap bagian. Supaya nomor halaman tetap berurutan, klik dua kali di area header atau footer bagian tengah, lalu perhatikan tombol Link to Previous. Kalau tombol itu aktif, nomor halaman akan mengikuti bagian sebelumnya, dan urutannya tetap menyambung.
Kalau kamu justru ingin nomor halaman berbeda di tiap bagian, misalnya halaman pembuka memakai angka Romawi dan bab isi memakai angka biasa, matikan Link to Previous di bagian itu, lalu atur format nomornya lewat Page Number, kemudian Format Page Numbers. Di sana kamu bisa memilih format angka dan nomor awalnya. Untuk skripsi standar, biasanya cukup membiarkan Link to Previous aktif supaya nomornya berurutan dari awal sampai akhir.
Langkah 5: Menghapus Section Break Yang Salah Tempat
Kalau orientasimu berubah di tempat yang salah, kemungkinan besar Section Break-mu bergeser. Aktifkan tanda pemformatan (Ctrl + Shift + 8) supaya garis Section Break terlihat, klik tepat di awal garis itu, lalu tekan Delete. Bagian sesudahnya akan menyatu kembali dengan bagian sebelumnya dan memakai pengaturannya.
Hati-hati saat menghapus: menghapus Section Break berarti menghapus juga pengaturan bagian sesudahnya, sehingga halaman itu akan mengikuti pengaturan bagian sebelumnya. Karena itu, hapus satu per satu sambil memeriksa orientasi tiap halaman, jangan menghapus semuanya sekaligus.
Kesalahan Yang Sering Terjadi
- Memakai Page Break, bukan Section Break: hasilnya seluruh dokumen berubah orientasi, bukan hanya satu halaman.
- Kursor salah tempat: Section Break dibuat di tengah paragraf sehingga tabel terbelah ke dua halaman.
- Lupa menutup bagian landscape: halaman setelah tabel ikut menjadi landscape karena tidak diberi Section Break penutup.
- Nomor halaman mengulang: Link to Previous tidak aktif sehingga tiap bagian mulai dari nomor satu lagi.
- Margin tabel mepet tepi: tabel landscape yang terlalu lebar akan terpotong saat dicetak, sisakan margin minimal.
Penutup
Section Break adalah kunci supaya dokumen panjang tetap rapi: bab pembuka portrait, tabel lebar landscape, lampiran kembali portrait, semuanya dalam satu file. Mulailah dari satu dokumen yang paling sering kamu kerjakan, sisipkan dua Section Break mengapit tabel lebarmu, lalu ubah orientasi bagian tengahnya. Setelah sekali berhasil, kamu tidak akan lagi repot memisahkan tabel ke file lain hanya demi satu halaman landscape.